KSB USULKAN PERTAMBANGAN RAKYAT DI TUJUH LOKASI

Posted: Juni 13, 2011 in Kesehatan

KM Menala : Pemerintah kabupaten Sumbawa Barat akan menerbitkan Izin Penambangan Rakyat di tujuh titik. Lokasi itu diantaranya, Desa Lamuntit dan Moteng di Kecamatan Brang Rea. Serta, Desa Lamunga, dan Bukit Pakerum di Kecamatan Taliwang.

Bupati Sumbawa Barat Zulkifli Muhadli mengatakan, penerbitan IPR harus sepengetahuan kementerian. Apabila ia masuk dalam kawasan hutan lindung atau hutan produksi harus seijin kementerian kehutanan.

Bahkan, kata Bupati Zulkifli pemerintah sudah meminta persetujuan salah satu perusahaan tambang, agar konsesinya bisa untuk pertambanan rakyat.

Bupati Zulkifli mengatakan, upaya ini untuk menekan angka penambangan tanpa ijin di Sumbawa Barat.

Sampai dengan saat ini, sekitar tujuh ratus orang menambang secara tradisional. Yakni, memergunakan air raksa untuk memisah emas dengan bebatuan. Metode ini tentunya membahayakan lingkungan, karena air raksa merupakan logam berat membahayakan kesehatan. Logam bisa mencemari sungai dan air sumur.

Selain itu, Bupati Zulkifli juga mengungkapkan, IPR tidak melanggar Undang-undang Mineral dan batu  bara nomor empat tahun 2009.

Masyarakat bisa menambang secara resmi, namun demikian, mengikuti aturan pertambangan yang baik. Beberapa aturan memang harus dipatuhi, seperti persetujuan kementerian Energi Sumber Daya Mineral. Sementara dampak lingkungan di kementerian lingukngan hidup.  Dampak lingkungan meliputi limbah, dan penaman pohon kembali. (AS/*)

 

Keterangan foto : Bupati Sumbawa Barat Zulkifli Muhadli

Foto : google gambar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s